Dewi Astutik Tak Terdaftar sebagai PMI Resmi di Ponorogo

Ponorogo – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ponorogo memastikan nama gembong narkoba internasional, Dewi Astutik alias PA atau Paryatin (43), tidak pernah tercatat sebagai pekerja migran Indonesia (PMI) resmi dari Ponorogo.
Kepala Disnaker Ponorogo, Suko Kartono mengatakan, Dewi Astutik tidak melalui prosedur resmi penempatan pekerja migran.

“Tidak melalui Disnaker. Dewi Astutik tidak resmi. Imigrasi juga tidak lewat Ponorogo, tapi kami belum jelas detailnya. Yang pasti, Dewi Astutik tidak melalui Disnaker, tidak ada datanya,” ujar Suko, Kamis (4/12/2025).

Menurutnya, kasus-kasus PMI ilegal masih kerap terjadi karena banyak masyarakat berangkat lewat jalur non-prosedural.

“Ilegal ini kan banyak. Artinya ada lah di luar kasus Dewi Astutik. Dinas itu nggak bisa berbuat banyak, hanya bisa sosialisasi agar masyarakat tidak lewat sistem ilegal,” jelasnya.

Ia menegaskan, Disnaker tidak mungkin mengetahui keberangkatan PMI ilegal karena mereka tidak melapor.

“PMI yang ilegal tidak akan menghubungi Disnaker. Masyarakat Ponorogo ini banyak, apa bisa dihentikan? Ya yang bisa hanya sosialisasi. Kalau resmi seperti ini kan enak, ada datanya,” katanya.

Suko kembali menegaskan, pihaknya tidak pernah menemukan data Dewi Astutik sebagai PMI resmi.

“Disnaker Ponorogo tidak ada nama Dewi Astutik, memang ilegal,” tegasnya.

Sebelumnya, Dewi Astutik, buronan kelas kakap jaringan narkoba internasional, berhasil ditangkap. Perempuan asal Ponorogo itu masuk daftar pencarian Interpol dan dibekuk BNN bersama Interpol serta BAIS di Kamboja.

Nama Dewi dikenal sebagai aktor penting penyelundupan 2 ton sabu senilai Rp 5 triliun. Penangkapannya mengakhiri pelarian panjangnya yang menembus sejumlah negara sejak ia bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW).

  • Related Posts

    Awal 2026 Jadi Momen Tepat Investasi Lewat Cicil Emas, Ini Keuntungannya

    Jakarta – Memasuki awal 2026, banyak orang mulai menata ulang strategi keuangan, termasuk mencari instrumen investasi. Di tahun ini, emas pun kerap menjadi pilihan investasi karena yang relatif aman dan…

    Kasus Gagal Bayar Lender Dana Syariah Indonesia Rp 1,4 T Sudah Didengar Istana

    Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah melaporkan kasus gagal bayar (galbay) PT Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Istana Presiden. Diketahui, DSI melakukan galbay kepada lendernya yang diperkirakan sebesar Rp…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Awal 2026 Jadi Momen Tepat Investasi Lewat Cicil Emas, Ini Keuntungannya

    Awal 2026 Jadi Momen Tepat Investasi Lewat Cicil Emas, Ini Keuntungannya

    Kasus Gagal Bayar Lender Dana Syariah Indonesia Rp 1,4 T Sudah Didengar Istana

    Kasus Gagal Bayar Lender Dana Syariah Indonesia Rp 1,4 T Sudah Didengar Istana

    Hello world!

    Makam Pahlawan di Tanah Minahasa: Jejak Terakhir Tuanku Imam Bonjol di Lotta

    Makam Pahlawan di Tanah Minahasa: Jejak Terakhir Tuanku Imam Bonjol di Lotta

    Bukannya Liburan, Bule Inggris Malah Bikin Video Porno di Bali

    Bukannya Liburan, Bule Inggris Malah Bikin Video Porno di Bali

    100 Tema WordPress Gratis dan Terbaik 2025 untuk Website yang Lebih Profesional

    100 Tema WordPress Gratis dan Terbaik 2025 untuk Website yang Lebih Profesional